LENSA NIKON

JFC34

Showing 12 products

Nikon AF-S DX 35mm f/1.8G
10% Diskon

Nikon AF-S DX 35mm f/1.8G

F Mount Lens/DX Format 52.5mm (35mm
  • F Mount Lens/DX Format
  • 52.5mm (35mm Equivalent)
  • Aperture Range: f/1.8 to 22
  • One Aspherical Element
Rp. 45.000,-Rp.50.000

Nikkor AF 70-300mm

Ukuran
Ukuran Filter 62mm 
Lens Mount Nikon 
Kesesuaian Lensa Nikon APS-C (DX) and Full Frame (FX) 
Lens Type Telephoto Zoom 
Image Stabilization No 
Lens Motor No 
Berat 468g 
Min. Jarak Fokus 4.9' 
Jarak F Stop 4-5.6 
Angle of View 34-8° 
Groups / Elements 9 / 13 
Aperture Blade
Rp. 40.000,-

Nikon AF-D 50mm F1.8D

Masukkan keterangan produk

Masukkan keterangan produk disini.

Rp. 30.000,-
TOKINA 11-16mm f/2.8 AT-X For NIKON
20% Diskon

TOKINA 11-16mm f/2.8 AT-X For NIKON

entang fokal : 11-16mm (setara dengan 16-24mm pada
  • entang fokal : 11-16mm (setara dengan 16-24mm pada sensor APS-C)
  • bukaan maksimal : f/2.8 (pada seluruh panjang fokal)
  • bukaan minimaal : f/22
  • jumlah blade diafragma : 9 blade
  • optik : 13 elemen dalam 11 grup
  • fokus terdekat : 30 cm (1 : 11.6 rasio reproduksi maksimum)
  • diameter filter : 77 mm

Adapun arti dari kode-kode pada lensa Tokina 11-16mm ini diantaranya :

  • AT-X : Advanced Technology – Extra (lensa terbaik dari Tokina)
  • SD : elemen lensa Super Low Dispersion untuk ketajaman ekstra
  • IF : Internal Focusing, elemen lensa fokus yang berputar di dalam
  • DX : didesain untuk sensor APS-C, tidak untuk DSLR full frame

Lensa Tokina 11-16mm memiliki rancang bangun dan material bodi yang baik, jauh dari kesan murahan. Putaran zoom terasa mantap meski hanya sedikit (karena rentang 11-16mm cukup pendek). Tidak ada bagian lensa yang bergerak maju mundur saat lensa di zoom. Ada satu hal yang unik dari beberapa lensa Tokina (termasuk lensa ini), yaitu bila pada umumnya selektor auto fokus di lensa lain memakai tuas, di lensa ini justru dengan menggeser ring manual fokus pada bagian depan lensa. Artinya bila ingin beralih dari auto fokus ke manual fokus, cukup geser ring manual fokus ke arah dalam. Praktis dan cepat, tak perlu lagi mencari letak tuas dan menggesernya. Lensa ini terasa berat, lebih dari setengah kilogram, salah satunya karena digunakannya mount berbahan logam yang lebih berat dari plastik.

tokina-scale

Posisi fokal lensa Tokina ini bermula di 11mm (atau setara dengan 16mm) dan berakhir di 16mm (atau setara dengan 24mm). Memang bukan rentang yang panjang untuk sebuah lensa zoom, perbedaan hasil foto antara zoom out hingga zoom in pun tak begitu terasa. Bila ingin memakai manual fokus di lensa ini amat mudah, karena sudah tersedia indikator jarak fokus di lensanya. Lensa ini bisa diset manual fokus mulai jarak 30cm hingga infinity, akan lebih mudah bila di kamera terdapat indikator fokus (berupa lampu hijau yang menyala saat didapat fokus terbaik).

Dari pengujian yang kami lakukan terhadap lensa ini, tampak kalau hasil foto memiliki ketajaman yang amat baik, bahkan saat memakai bukaan maksimal f/2.8. Warna dan kontras tampak natural serta distorsi optik (cembung) dapat terjaga dengan baik, dalam arti garis tegas masih tetap dijaga supaya lurus. Karena lensa wide memiliki angle of view yang lebar, maka perspektif yang dihasilkan juga berbeda dengan lensa standar. Seperti lensa wide pada umumnya, obyek yang berada dekat dengan lensa akan mengalami  distorsi secara perspektif sehingga tampak miring. Oleh karenanya lensa wide memang tidak untuk dipakai foto potret wajah.

 

Indoor shot

Indoor shot

Performa bokeh atau out of focus dari lensa ini tergolong standar. Pemakaian lensa wide memang cenderung lebih ke DOF lebar untuk arsitektur maupun landscape. Namun berhubung lensa ini punya bukaan besar f/2.8 maka kami pun mencoba bagaimana bokeh yang bisa dihasilkan lensa ini pada bukaan terbesarnya.

 

Bokeh pada f/2.8

Bokeh pada f/2.8

 

 

 

Zoom wide

Zoom wide

 

 

Zoom in

Zoom in

Salah satu masalah umum lensa adalah purple fringing yang muncul di area dengan kontras tinggi. Lensa Tokina inipun tak lepas dari masalah fringing seperti tampak pada contoh di bawah ini.

 

 

 

Purple Fringing

Purple Fringing

Kesimpulannya, lensa Tokina 11-16mm f/2.8 ini merupakan lensa alternatif yang sanggup bersaing dengan lensa merk Canon atau Nikon. Build quality yang diatas rata-rata, performa optik yang amat baik, bukaan konstan f/2.8 yang membuatnya bisa diandalkan saat low light, serta harganya yang terjangkau membuat lensa ini jadi favorit para fotografer landscape dan interior.

Rp. 80.000,-Rp.100.000
Nikon 55-300mm VR
20% Diskon

Nikon 55-300mm VR

Sepintas lensa 55-300mm ini tidak banyak berbeda

Sepintas lensa 55-300mm ini tidak banyak berbeda dengan lensa 55-200mm, baik dalam segi desain maupun fitur. Keduanya tergolong lensa zoom lambat (bukaan kecil) yang tidak cocok dipakai dalam kondisi low-light dan keduanya menempatkan ring fokus di bagian depan lensa yang menyulitkan untuk manual fokus. Tapi jangan kecewa dulu, karena hal-hal tadi memang wajar untuk lensa semurah ini. Sekarang kami paparkan hal-hal istimewa yang tak semestinya dijumpai di lensa yang murah ini :

  • memiliki elemen lensa sebanyak 17 elemen yang tersusun atas 11 grup (2 diantaranya lensa ED dan 1 lensa HRI)
  • memakai teknologi VR generasi ke-II yang diklaim mampu bekerja hingga 4 stop
  • memakai 9 blade diafragma, bukaan maksimum f/4.5-5.6 dan minimum f/22-29
  • memakai motor SWM untuk auto fokus yang cepat dan halus

Selain berbeda di rentang fokal, perbedaan lain antara lensa 55-200mm dengan 55-300mm diantaranya :

  • bukaan maksimum (55-200mm sedikit lebih unggul dengan f/4)
  • 55-200mm memakai diameter filter 52mm, 55-300mm memakai filter 58mm (70-300mm memakai 67mm)

Satu hal yang agak disayangkan dari lensa 55-300mm ini menurut kami adalah harga perkenalan awal yang terlalu tinggi (4 jutaan) yang hampir sama dengan harga lensa 70-300mm saat ini. Padahal lensa 70-300mm punya banyak kelebihan dibanding lensa 55-300mm seperti :

  • format FX
  • sistem Inner Focus (IF)
  • kualitas optik yang lebih baik
  • bisa manual focus override
  • kinerja motor SWM yang lebih cepat
  • mode VR ada active dan normal

Jadi bila anda punya dana 4 jutaan, saat ini sudah sangat perlu lensa tele zoom yang mampu menjangkau hingga 300mm (450mm eqiv.) dan tidak masalah dengan bobot lensa, saran kami tetaplah memilih lensa AF-S 70-300mm VR. Namun bila anda awalnya ingin membeli lensa AF-S 55-200mm namun merasa perlu rentang antara 200mm hingga 300mm, dan mencari lensa yang ringan dan praktis untuk dibawa bepergian, tunggu saja kehadiran lensa AF-S 55-300mm ini nanti di bulan September 2010. Namun bila anda tetap merasa lensa AF-S 55-200mm saja sudah mencukupi untuk kebutuhan fotografi anda, mengapa tidak? Lensa yang pernah kami review ini sangat murah dan punya optik yang baik dan masih tetap menjadi lensa populer hingga saat ini.

Rp. 80.000,-Rp.100.000

Showing 1-12 of 5 results